Mengenal Keuntungan PACS, Digitalisasi di Bidang Radiologi

Siska Permata Sari
Pengenalan digitalisasi rumah sakit. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

Sementara itu, VP Business Development & IT Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia Wildan Djohany mengungkapkan, keuntungan lain juga bisa dinikmati para medis, terutama dokter. Sebab, ungkap Wildan, dokter dapat menyimpan data digital dari hasil radiologi sehingga tak lagi ketergantungan dengan medical record.

Digitalisasi ini, diungkapkan Wildan juga mampu menekan biaya RS hingga 31 persen per pemeriksaan. "Ini berkaitan dengan berkurangnya penggunaan film rontgen," ujar Wildan.

Hal yang tak kalah penting, jelas dia, adalah paparan eksposur radiologi akan lebih minimum bagi pasien. Sebab, seperti yang kita tahu, efek radiologi seperti x-ray, scanning, ultrasonic, USG  dan juga MRI (magnetic resonance imaging) bisa memberikan efek samping yang buruk bagi tubuh.

PACS sendiri pertama diciptakan pada 1972 oleh Dr Richard J. Steckel. PACS memiliki kemampuan untuk memberikan akses tepat waktu dan efisien dari segi interpretasi dan data terkait. PACS juga mengurangi hambatan fisik dan waktu yang terkait dengan kertas film, pengambilan gambar manual, distribusi, dan tampilan.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Gadget
8 hari lalu

Tren Gaming Melesat, Platform Top Up Berbasis Sistem Real-Time Kian Dibutuhkan

Sains
11 hari lalu

Canggih! Tempat Sampah Ini Berbasis AI, Namanya Srikandi

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip

Health
12 hari lalu

Mengenal Ultraformer MPT, Perawatan Modern untuk Lifting Wajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal