Miris, Dokter Spesialis di Indonesia Kebanyakan Hanya di Pulau Jawa

Binti Mufarida
Dokter spesialis di Indonesia belum merata, masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri KesehatanDante Saksono Harbuwono mengatakan, salah satu masalah kesehatan yang dihadapi Indonesia adalah tidak meratanya persebaran dokter spesialis.

Parahnya, hingga 2024 dokter spesialis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Artinya, masih banyak provinsi di luar Jawa yang tidak memiliki dokter spesialis.

"59 persen dokter spesialis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa," ungkap Wamenkes Dante dalam Dialog FMB9, Selasa (17/9/2024).

Wamenkes Dante ungkap kondisi dokter spesialis Indonesia yang belum merata di Indonesia. (Foto: Youtube)

Karena kondisinya begitu, pemerintah dalam hal ini Kemenkes membuka keran beasiswa dengan sistem afirmasi kepada dokter-dokter terbaik di daerah. Beasiswa diberikan menggunakan skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ada syarat khusus yang harus dijalani untuk bisa mengikuti beasiswa ini, yaitu dokter yang telah menyelesaikan beasiswa harus kembali ke daerahnya untuk mengabdi dan bekerja sebagai dokter spesialis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
15 jam lalu

Kemenkes Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi di Tengah Merebaknya Super Flu

15 jam lalu

184 Kasus Super Flu Ditemukan di 20 Provinsi, Kemenkes Pastikan Masih Terkendali

16 jam lalu

Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K Tersebar di 20 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi!

7 hari lalu

Kemenkes Revisi Pedoman Penyakit Ginjal Kronis, Skrining dan Edukasi Bakal Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal