Mitos Vaksin Salah, Faktanya Vaksin Aman

Rizqa Leony Putri
Pakar ungkap vaksin aman. (Foto: BNPB)

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Cissy juga menghimbau kepada orangtua untuk tetap rutin memberikan vaksin kepada anak-anak dan balita. Ada 12 program imunisasi nasional yang diberikan gratis pada anak-anak dan balita. Dalam kondisi pandemi, pemberian vaksin rutin diberikan, agar tidak menjadi pandemi yang lain nantinya.

“Yang paling rawan di sini campak. Campak sangat mudah menular. Imunisasi pada bayi itu yang paling utama, jadi tidak betul bayi tidak boleh diimunisasi,” kata Prof. Cissy.

“Vaksin adalah salah satu cara kita untuk terlindungi dari infeksi penyakit tertentu. Namun kita tetap harus melakukan perilaku 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman) secara disiplin, sampai akhir pandemi nanti,” ucap Prof. Cissy. (CM)

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
6 jam lalu

Hadapi Karhutla di Berbagai Wilayah, Menhut Ungkap Peran Krusial BNPB

12 jam lalu

Update Gempa M7,7 NTT, Pengungsi Tembus 40.040 Orang

22 jam lalu

BNPB Sebut Infrastruktur Listrik dan Komunikasi di NTT Mulai Pulih usai Gempa M7,7

2 hari lalu

Purbaya Pastikan Anggaran Darurat Bencana Rp5 Triliun Siap Dicairkan: Kalau Kurang Ditambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal