JAKARTA, iNews.id - Berolahraga selama 150 menit per minggu ternyata mampu memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Tak hanya menjaga kebugaran, durasi aktivitas fisik tersebut juga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian hingga 30 persen serta risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 40 persen.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, mengungkapkan temuan tersebut berdasarkan penelitian berskala besar yang melibatkan 63.591 responden. Studi berjudul Association of Weekend Warrior and Other Leisure Time Physical Activity Patterns With Risks for All-Cause, Cardiovascular Disease, and Cancer Mortality meneliti hubungan pola aktivitas fisik dengan risiko kematian.
"Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang hanya bisa olahraga pada weekend memiliki risiko kematian sekitar 30 persen lebih rendah, dan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 40 persen lebih rendah, dibanding orang yang nggak aktif olahraga sama sekali," katanya dalam unggahan di akun Threads miliknya, dikutip Senin (13/7/2026).
Menurut dr Adam, manfaat tersebut diperoleh selama seseorang memenuhi rekomendasi aktivitas fisik minimal 150 menit olahraga intensitas sedang atau 75 menit olahraga intensitas tinggi setiap minggu. Durasi tersebut dapat dibagi dalam beberapa hari atau dipadatkan pada akhir pekan.
Dia mengatakan penelitian itu juga menemukan penurunan risiko kematian yang hampir sama antara orang yang hanya berolahraga pada akhir pekan dengan mereka yang membagi jadwal latihan menjadi tiga kali atau lebih dalam seminggu.