Cara belajar yang ketiga adalah kinestetis. Anak-anak dengan gaya belajar kinestetis belajar sambil banyak bergerak atau berpindah-pindah posisi. Meskipun tampak gelisah, sebenarnya mereka sedang dalam proses belajar. Mereka mungkin akan berbaring selama beberapa menit, kemudian berpindah posisi, tetapi tetap membawa buku atau mendengarkan sesuatu sambil bergerak.
“Mungkin 5 menit dia tengkurap, habis itu nanti dia sambil selonjoran, terus pindah posisi yang lain tapi sambil bawa buku. Atau sambil mendengarkan sesuatu tapi dia bergerak. Nah, itu adalah kinestetis,” ujar dia.
Dengan memahami gaya belajar anak-anak ini, orang tua dapat membantu mereka belajar dengan lebih efektif dan sesuai dengan kecenderungan alami mereka. Setiap orang, termasuk orang dewasa, memiliki tiga cara gaya belajar yang berbeda, dan tidak ada yang salah dengan itu. Beberapa orang juga bisa memiliki kombinasi dua cara belajar, namun biasanya ada satu yang dominan.
“Tidak ada yang pasti 100 persen visual atau tidak. Seperti contohnya saya, saya memiliki gaya belajar visual-kinestetis,” tuturnya.