Untuk mencegah kram otot berulang, dr. Fajri mengimbau masyarakat mengenali batas kemampuan tubuh dan tidak memaksakan diri berolahraga secara berlebihan. Dia juga menekankan pentingnya mengatur waktu latihan dan hari istirahat (rest day) secara seimbang.
Selain itu, faktor cuaca panas, kelembapan udara, serta kecukupan cairan tubuh juga perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap hilangnya cairan dan elektrolit melalui keringat.
“Terus, cukupi hidrasi, pikirkan aspek panas, kelembaban udara supaya panas keluar, dan cukupi kebutuhan natrium, kalium, klorida, dan lain sebagainya. Itu yang penting. Jadi, pencegah lebih baik dibanding kena masalah," katanya.