Pandemi Covid-19 Belum Reda, Ini Saran Psikolog agar Tidak Cemas

Antara
Pandemi Covid-19 bisa menyebabkan seseorang cemas. (Foto: Boldsky)

Kedua, praktikkan "mindfulness", yakni fokus pada momen yang dirasakan saat ini tanpa harus memikirkan hal lain. Ketahui bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kecemasan, kemudian lepaskan rasa tegang dari anggota tubuh.

Ketiga, fokuskan diri terhadap hal yang bisa kita lakukan.

"Kita tidak bisa kontrol jumlah pasien Covid-19, tapi kita bisa lakukan protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri," katanya.

Keempat, buatlah perencanaan. Tulis secara spesifik apa saja dampak pandemi terhadap aspek kehidupan Anda, lalu buat kemungkinan solusi yang bisa diterapkan. Fokuskan pada hal yang konkret, lalu evaluasi mana yang bisa dilakukan. Selanjutnya buatlah perencanaan dan lakukan itu.

"Kalau sudah selesai, jangan diulangi lagi karena kecemasan biasanya berulang-ulang muncul di pikiran," katanya.

Kelima, tetaplah terhubung dengan orang lain. Berinteraksi dengan keluarga dan sahabat itu penting. Elisa mengingatkan untuk tidak menyebarkan rasa cemas dengan membagikan informasi-informasi negatif.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
13 hari lalu

Menkes Ungkap Banyak Orang Indonesia Depresi, Kenapa?

Health
14 hari lalu

Anak Sekolah Lebih Rentan Depresi dibandingkan Orang Dewasa? Faktanya Mengejutkan!

Nasional
15 hari lalu

28 Juta Orang Indonesia Punya Masalah Kejiwaan, Depresi hingga Anxiety!

Health
25 hari lalu

Sering Cemas, Ini 5 Cara Mengurangi Stres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal