Para Ahli Prediksi Varian Covid-19 Omicron Jadi Transisi Pandemi ke Endemik

Leonardus Selwyn
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron. (Foto: Ilustrasi/Ist)


Para ilmuwan menilai varian Omicron akan lebih banyak menginfeksi individu yang lebih muda dan lebih sehat. Hal senada pun diungkapkan para peneliti dari Universitas Hong Kong yang mendukung penelitian sebelumnya di Afrika Selatan yang menemukan bahwa varian tersebut sangat menular.

Mereka menemukan bahwa varian tersebut menginfeksi orang sekitar 70 kali lebih cepat daripada jenis sebelumnya. Menurut penelitian sebagian besar dari seseorang yang terinfeksi Omicron tidak membutuhkan oksigen dan tidak memerlukan perawatan ICU. 

Namun, mengingat banyaknya jumlah kasus yang terinfeksi Omicron, tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan penyakit dan kematian yang lebih parah. Meski saat ini jumlah kematian itu sendiri jauh lebih rendah.

"Dengan menginfeksi lebih banyak orang, virus yang sangat menular dapat menyebabkan penyakit dan kematian yang lebih parah meskipun virus itu sendiri mungkin kurang patogen," kata para peneliti Hongkong.

Sebuah analisis data dari Afrika Selatan, menunjukkan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech dapat memberikan pertahanan terhadap infeksi dari Omicron serta menekan jumlah pasien rawat inap di rumah sakit.

Editor : Dyah Ayu Pamela
Artikel Terkait
Nasional
4 tahun lalu

Gara-Gara Omicron, Pemerintah Tunda Lagi Keberangkatan Umrah hingga 2 Januari 2022

Health
4 tahun lalu

Infografis 7 Fakta Varian Omicron yang Telah Terdeteksi di Indonesia

Sumsel
4 tahun lalu

Omicron Masuk Indonesia, Mendagri Minta Masyarakat Tak Panik dan Disiplin Prokes

Jatim
4 tahun lalu

Pemkot Surabaya Siagakan Kembali Kampung Tangguh untuk Cegah Covid-19 Omicron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal