Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

Mei Sada Sirait
Pemerintah tidak ingin terapi sel yang berkembang dari hasil riset tersebut hanya bisa dinikmati masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi. (Foto: Iiustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti tantangan pengembangan terapi sel atau stem cell di Indonesia. Pemerintah tidak ingin terapi yang berkembang dari hasil riset tersebut nantinya hanya bisa dinikmati masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalusia mengatakan, tantangan utama pengembangan terapi sel adalah menerjemahkan hasil penelitian di laboratorium menjadi terapi yang aman dan efektif untuk digunakan pasien.

Menurut Lucia, sebelum diterapkan dalam pelayanan kesehatan, terapi sel harus melalui pembuktian ilmiah terkait aspek keamanan dan efektivitasnya.

“Tantangan terbesar pertama tentunya adalah bagaimana kita mentranslasikan dari riset menjadi pelayanan kesehatan. Kalau kita mau memasukkan ke dalam pelayanan kesehatan atau terapi di pelayanan kesehatan, ini tentunya pertama safety dan efikasi tadi saya sudah sampaikan harus terbukti,” ujar Lucia dalam ACTO-ASPI 2026 Annual Meeting di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Selain keamanan dan efektivitas, Kemenkes juga menilai keterjangkauan menjadi persoalan penting dalam pengembangan terapi *stem cell*. Pemerintah ingin kemajuan teknologi tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
18 menit lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

3 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

7 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

12 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal