Hal tersebut membuat perawatan paliatif membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berpusat pada penyakit, tetapi juga melihat kondisi pasien secara menyeluruh.
Dr. dr. Rebecca Noerjani Angka, M. Biomed, Tim Advisor Kanopi Hospice Center, mengatakan pasien yang berada dalam tahap paliatif atau hospice membutuhkan lebih dari sekadar pemantauan medis.
"Yang dibutuhkan bukan hanya penanganan dan pemantauan medis, namun juga dari sisi persiapan mental dan spiritual," ujar dr Rebecca yang telah bergabung di Yayasan Kanker Indonesia sejak 1992.
Dia menambahkan, ketenangan, kenyamanan, dan kedamaian menjadi bagian penting dalam mendampingi pasien yang memasuki fase akhir kehidupan. Karena itu, tenaga kesehatan juga membutuhkan empati dan ketulusan dalam memberikan perawatan.
Bagi keluarga, pemahaman mengenai perawatan paliatif juga penting karena pendampingan tidak hanya berlangsung di fasilitas kesehatan. Dalam kondisi tertentu, pasien dapat membutuhkan perawatan di rumah dengan dukungan tenaga kesehatan profesional.