"Seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 35 tahun, kualitas dan jumlah sel telur menurun," ungkap PMC.
Lebih lengkapnya, berikut penjelasan faktor penyebab program bayi tabung gagal:
1. Usia wanita
Selain jumlah telur yang menurun, usia wanita di atas 35 tahun saat menjalani program bayi tabung juga membuat telur jadi lebih tua dan ini lebih rentan mengalami abnormalitas kromosom (aneuploidy), yang bisa menyebabkan embrio gagal berkembang atau gagal implantasi.
2. Kualitas embrio atau gamet (sel telur atau sperma)
Embrio yang dibuat dari telur atau sperma yang memiliki kerusakan genetik atau abnormal kromosom sering gagal implantasi atau menyebabkan keguguran.
"Jumlah telur yang berhasil diambil (oocyte retrieval) dan kualitasnya sangat penting," ungkap laporan PMC.