Regulasi Produk Tembakau Alternatif Cegah Anak Gunakan Rokok Elektrik

Vien Dimyati
Pelarangan anak usia 18 tahun menggunakan tembakau alternatif (Foto : science)

JAKARTA, iNews.id - Pelarangan penjualan produk tembakau alternatif bagi anak-anak terus dikampanyekan. Salah satunya oleh Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI).

APVI menegaskan komitmennya dalam melarang penjualan dan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, bagi anak di bawah umur 18 tahun. Larangan tersebut diberlakukan asosiasi pengusaha vape ini bagi para anggotanya.

Ketua APVI, Aryo Andrianto mengatakan komitmen ini merupakan bentuk dukungan pihaknya terhadap upaya Pemerintah Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam mencegah penggunaan produk tembakau oleh anak di bawah umur 18 tahun.

“Kami mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan WHO agar anak di bawah umur 18 tahun dan non-perokok tidak dapat mengakses produk tembakau alternatif. Sekali lagi, kami tegaskan produk tembakau alternatif bukan untuk anak-anak, melainkan ditujukan sebagai solusi bagi perokok dewasa yang tidak bisa berhenti merokok,” kata Aryo melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6/2010).

Salah satu cara APVI untuk kampanye larangan penjualan produk tembakau alternatif kepada anak di bawah umur 18 tahun adalah dengan memasang poster dan stiker 18+ di seluruh toko-toko yang berada di bawah naungan APVI sebagai bentuk edukasi kepada para konsumen.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
8 jam lalu

Polda Metro Bongkar Lab Tembakau Sintetis di Gambir Jakpus, Pelaku Jualan di Medsos

22 hari lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

2 bulan lalu

BPS Catat RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Makanan-Minuman dan Tembakau

2 bulan lalu

Dokter Ungkap Vape Tak Akan Selamatkan Remaja dari Rokok Tembakau, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal