Resolusi Sehat 2018, Hindari 5 Makanan Tinggi Karbohidrat Ini

Siska Permata Sari
Biasakan untuk mengonsumsi makanan sehat. (Foto: Beaty Talk)

JAKARTA, iNews.id – Pergantian tahun tinggal menghitung hari, banyak orang yang sudah menyiapkan resolusi baru di 2018. Selain penampilan, resolusi sehat juga menjadi perhatian mereka.

Makanan berkabohidrat mempunyai efek negatif bisa membuat tubuh Anda menjadi gemuk. Namun, sisi positifnya bisa mengubah menjadi energi untuk aktivitas Anda seharian.

"Karbohidrat yang tak mengandung kalori ini, bisa membuat makanan yang Anda konsumsi berubah menjadi lemak," kata Dr. Marizelle Arce selaku dokter naturopati, seperti dikutip iNews.id dari She Finds, Minggu (24/12/2017).

Tak hanya itu, makanan dengan karbohidrat tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan gula dalam tubuh dan membuat Anda kelebihan gula.

Nah, bagi kalian yang ingin sehat di tahun depan, makanan-makanan tinggi karbohidrat ini harus disingkirkan dari daftar menu Anda.

Roti Gandum

Tepung olahan atau tepung putih, tidak mengandung nutrisi sehingga membuat tubuh Anda lebih lapar. Jika beralih ke makanan yang Anda pikir sehat seperti roti gandum utuh, maka harus mulai berpikir dua kali. Sebab, kata dr. Arce, setiap makanan yang mencantumkan "tepung terigu" pada daftar bahan makanannya dan hanya memiliki serat kurang dari empat gram, maka akan memicu berat badan Anda naik.

Buah yang Dikeringkan

Jangan lagi mengonsumsi buah-buahan yang dikeringkan untuk menu diet Anda. Ahli nutrisi berbasis Chicago, Andrea Wise mengatakan, buah-buahan yang dikeringkan memiliki jumlah kalori yang tinggi.

"Ketika Anda menambahkan buah kering ke salad, oatmeal, dan yoghurt dapat membuat asupan kalori dan karbohidrat Anda meroket," kata Wise.

Sereal

Bagi sebagian orang, sereal merupakan menu sarapan paling simpel. Namun, tahukah Anda jika sereal mengandung gula yang tak baik bagi kesehatan. Seorang pelatih pribadi yang berbasis di Connecticut, David Baillie mengatakan, dalam sereal terdapat bahan makanan yang melalui banyak proses. Selain itu, makanan dalam kotak sereal juga mengandung banyak gula dan karbohidrat olahan.

Oatmeal Instan

"Memang oatmel mengandung karbohidrat yang baik dan membuat tubuh Anda menyimpan lebih banyak energi. Selain itu, oatmel juga membantu menurunkan berat badan dan membuat Anda lebih teratur buang air besar (BAB)," kata dokter naturopati Dr. Jennifer Stagg. Namun, lanjut dia, itu tidak berlaku bagi oatmeal instan, karena proses olahan pabriknya justru membuat manfaat baik oatmeal berkurang.

Junk Food dan Makanan Bebas Gula

Sudah bukan rahasia umum jika junk food berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Apalagi makanan kemasan yang mengandung banyak kalori, lemak, dan karbohidrat. Selain itu, makanan dengan embel-embel "bebas gula" yang justru lebih banyak mengandung pemanis buatan, seperti sorbitol, eritritol, dan xilitol.

"Tubuh Anda tak bisa menyerap pemanis buatan seperti itu. Malah kandungan semacam ini, dapat mengalami fermentasi di usus," jelas ahli diet dari New Jarsey, Dafna Chazin.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
4 hari lalu

Keseringan Main Padel Sebabkan Kista Bahu? Ini Kata Dokter

Health
4 hari lalu

Viral Wanita Kena Kista Bahu Diduga gegara Ketagihan Main Padel, Ini Ceritanya!

Health
8 hari lalu

Dipecat Menkes, Dokter Piprim Kini Praktik di RSUI

Health
8 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal