JAKARTA, iNews.id - Skabies tidak hanya menyerang satu orang, tetapi juga berisiko menular ke seluruh penghuni rumah. Sebab itu, seluruh anggota keluarga disarankan menjalani pengobatan apabila ada satu orang yang terdiagnosis penyakit kulit akibat tungau tersebut.
Dokter umum sekaligus influencer kesehatan dr Aditya Surya Pratama menjelaskan, Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Tungau tersebut masuk ke lapisan kulit paling atas, membuat terowongan kecil, lalu bertelur di dalamnya.
“Dia kecil banget, bernama Sarcoptes scabiei. Nah, tungau bandel ini dia masuk lapisan kulit paling atas, lalu dia bikin terowongan kecil, lalu bertelur di dalamnya,” kata dr Aditya.
Penyakit ini umumnya ditandai dengan rasa gatal hebat yang semakin parah pada malam hari. Selain itu, penderita dapat mengalami ruam merah dan bentol-bentol kecil menyerupai jerawat yang muncul di sela jari, pergelangan tangan, ketiak, lipatan paha hingga area genital.
Menurutnya, penularan Skabies paling sering terjadi melalui kontak kulit langsung dalam durasi yang cukup lama. Risiko juga meningkat apabila seseorang berbagi barang pribadi dengan penderita, seperti handuk, seprai, maupun pakaian.