Sering Kesemutan hingga Nyeri Otot, Kapan Harus Periksa ke Dokter Saraf?

Niko Prayoga
Kesemutan, nyeri otot, hingga gangguan tidur kerap dianggap sebagai keluhan biasa yang bisa hilang dengan sendirinya. (Foto: Ilustrasi/AI)

Untuk mengevaluasi kondisi tersebut, dokter dapat merekomendasikan sejumlah pemeriksaan neurologi sesuai gejala dan indikasi medis pasien.

Salah satunya Electromyography–Nerve Conduction Velocity (EMG-NCV), yakni pemeriksaan untuk mengevaluasi fungsi otot dan saraf tepi. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menilai keluhan seperti kelemahan otot atau kesemutan yang dicurigai berkaitan dengan gangguan saraf.

Ada pula Transcranial Doppler (TCD) untuk mengevaluasi aliran darah di pembuluh darah otak. Sementara Carotid Duplex digunakan untuk menilai kondisi pembuluh darah karotis di leher yang berperan memasok darah ke otak.

Berbagai pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari layanan neurologi Neuro360 yang diperkenalkan Dharma Nugraha Hospital di Rawamangun, Jakarta Timur, pada Rabu (28/10/2026).

Layanan ini mencakup evaluasi risiko stroke, gangguan saraf tepi, gangguan tidur, masalah memori dan kognitif, serta gangguan gerak. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan indikasi medis masing-masing pasien.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
25 hari lalu

Tangan Sering Kesemutan Malam Hari? Waspada Gangguan Saraf!

10 bulan lalu

4 Makanan Sebabkan Kesemutan, Ini Harus Dihindari

4 tahun lalu

4 Makanan Bikin Kesemutan, Nomor 2 Berakibat Fatal

4 tahun lalu

4 Cara Menghilangkan Kesemutan yang Tak Kunjung Hilang, Waspadai Penyebabnya Bisa Diabetes hingga Stroke

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal