Stop Kasih Gadget ke Anak di Bawah 2 Tahun! Dokter Ungkap Dampak Seriusnya

Muhammad Sukardi
Dokter melarang orang tua berikan HP ke anak di bawah 2 tahun. (Foto: Ilustrasi AI)

Ia menambahkan, meski gadget 'terlihat' interaktif, kenyataannya komunikasi yang terjadi hanya bersifat satu arah.

"Miss Rachel ngomong A, kita mau ngomong Z, nggak nyambung kan. Harus ada take and talk supaya anak merasa apa yang dia omongkan itu bermakna," katanya.

Risiko Speech Delay Meningkat

Dampak paling nyata dari paparan gadget sejak dini adalah meningkatnya kasus keterlambatan bicara atau speech delay. Bahkan, dr Deka mengungkapkan tren ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Dari 8 tahun terakhir saya jadi dokter, angka gangguan bicara ekspresi atau speech delay itu meningkat drastis," ungkapnya.

Lebih mengkhawatirkan, anak yang terlalu sering berinteraksi dengan layar bisa menunjukkan gejala mirip autisme.

"Kontak matanya kurang, interaksinya minim, karena dia terbiasa berinteraksi dengan layar, bukan dengan orang," jelasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
2 tahun lalu

Waspada Bahaya Main Gadget Terlalu Lama untuk Anak Balita, Bisa Sebabkan Speech Delay

Health
3 tahun lalu

Bahaya Speech Delay pada Anak, Bukan Cuma Masalah Bicara

Health
3 tahun lalu

Jangan Samakan Anak dengan Autisme dan Delay Speech, Ini Perbedaannya

Health
3 hari lalu

Dokter Anjurkan Pekerja Terima Vaksin Dengue, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal