Untuk pasien dengan astigmatisme atau mata silinder, tersedia pula lensa toric yang ditujukan untuk membantu mengoreksi kondisi tersebut. Lensa toric dapat dikombinasikan dengan jenis lensa tertentu sesuai kebutuhan pasien.
Pemilihan lensa tidak seharusnya dilakukan hanya berdasarkan keinginan untuk bebas kacamata. Dokter perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan.
"Tidak ada satu jenis lensa yang otomatis paling baik untuk semua pasien. Dokter perlu mempertimbangkan kondisi kornea, retina dan saraf mata, anatomi mata, hasil kalkulasi lensa, pola aktivitas, serta ekspektasi penggunaan kacamata setelah operasi," jelas dr Milzan.
Menurut dia, berbagai faktor tersebut perlu dibicarakan antara dokter dan pasien agar pilihan lensa sesuai dengan kondisi mata sekaligus kebutuhan visual masing-masing.
Dengan demikian, pasien yang masih menggunakan kacamata setelah operasi katarak tidak serta-merta berarti tindakan tersebut gagal. Kebutuhan kacamata dapat berkaitan dengan target penglihatan yang ditetapkan sebelum operasi dan karakteristik lensa yang digunakan.