JAKARTA, iNews.id – Susu nabati kian populer di kalangan masyarakat sebagai alternatif pengganti susu sapi. Dari berbagai pilihan yang tersedia, susu kedelai dan susu almond menjadi dua jenis yang paling sering dikonsumsi karena mudah ditemukan dan dianggap lebih ramah bagi kesehatan.
Namun, muncul pertanyaan yang kerap membingungkan konsumen, mana yang sebenarnya lebih sehat antara susu kedelai dan susu almond? Jawabannya tidak selalu mutlak, karena pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan nutrisi dan tujuan diet masing-masing orang.
Kandungan Nutrisi Utama
Susu kedelai dikenal sebagai salah satu susu nabati dengan kandungan protein tertinggi. Dalam satu sajian, susu kedelai umumnya mengandung sekitar 7–9 gram protein. Selain itu, susu kedelai juga mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh serta rendah lemak jenuh.
Secara alami, susu kedelai mengandung sejumlah vitamin dan mineral. Banyak produk susu kedelai di pasaran juga telah difortifikasi dengan vitamin D, vitamin B12, dan kalsium, sehingga kandungan nutrisinya semakin mendekati susu sapi.
Sementara itu, susu almond memiliki karakteristik yang berbeda. Susu almond tergolong rendah kalori dan sangat rendah protein, biasanya kurang dari 1 gram protein per sajian. Kandungan lemaknya juga relatif rendah, terutama jika dibandingkan dengan susu kedelai.
Meski sering difortifikasi dengan vitamin dan mineral, kandungan nutrisi susu almond bisa sangat bervariasi antar merek. Hal ini bergantung pada jumlah almond yang digunakan dan proses produksinya.