Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut

Niko Prayoga
Kemenkes ungkap kebiasaan menghisap rokok dapat berdampak langsung terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut. (Foto: Ilustrasi AI)

Risiko tersebut juga dapat semakin serius jika kebiasaan merokok berlangsung dalam jangka panjang. Paparan rokok dapat meningkatkan risiko penyakit gusi, termasuk periodontitis, yang dapat merusak jaringan dan tulang penyangga gigi.

Jika tidak ditangani, kerusakan jaringan penyangga tersebut dapat membuat gigi menjadi goyang hingga meningkatkan risiko kehilangan gigi.

Selain itu, rokok mengandung berbagai zat berbahaya dan karsinogenik yang dapat menyebabkan iritasi serta perubahan pada sel-sel di rongga mulut. Paparan tersebut juga menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kanker rongga mulut.

Sebab itu, Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik, sebagai salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus gigi dan rongga mulut.

Masyarakat juga dianjurkan menjaga kebersihan gigi dan mulut serta melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan gigi dan rongga mulut lebih dini sehingga dapat segera ditangani.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

6 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

10 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

15 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal