Gangguan saraf dari leher juga dapat menyebabkan kelemahan pada kelompok otot tertentu. Karena itu, lokasi dan pola kesemutan perlu diperhatikan, meski keduanya belum cukup untuk memastikan diagnosis.
Untuk mengetahui sumber kesemutan, dokter akan mengevaluasi pola keluhan, kondisi saraf, kekuatan otot, refleks, serta bagian tangan atau lengan yang mengalami gangguan rasa.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan Electromyography/Nerve Conduction Study (EMG/NCS).
"NCS membantu menilai bagaimana sinyal listrik berjalan melalui saraf, sedangkan EMG membantu mengevaluasi aktivitas listrik pada otot. Pemeriksaan ini dapat memberikan informasi mengenai lokasi dan tingkat gangguan saraf," jelas dr. Puspasari.
Pemeriksaan EMG/NCS dapat membantu dokter membedakan apakah gangguan lebih mengarah pada saraf di pergelangan tangan seperti pada CTS, saraf yang berasal dari leher, gangguan saraf tepi lainnya, atau kombinasi beberapa kondisi.