"Saya dengan tulus memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah tersinggung," ungkapnya.
Sebelumnya, heboh di media sosial muncul tangkapan layar curhatan seorang ibu yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari dokter berinisial D. Dia menuduh dokter itu tidak memberikan konsultasi yang benar kepada pasien.
"Setiap ada yang konsul, jawabannya sama, dikirimin template itu-itu saja tanpa diagnosis permasalahan anak seperti apa," kata ibu tersebut.
"Dan di pendampingan itu, anak dibikin kayak robot. Kalau kami tanya, pasti disengak, jawabannya kembali ke template," tambah si ibu.
Tak berhenti sampai di situ, ibu ini juga mengeluh bahwa dokter inisial D ini 'playing victim', toksik, 'pick me'. "Gak bisa dikomentarin, padahal komentar netizen juga gak parah, kadang hanya sekadar bertanya, tapi sama dia dimaki-maki, dihina-hina," kata si ibu.
Kemudian, perilaku buruk lainnya yang dibocorkan si ibu ini adalah dokter tersebut suka membawa-bawa title keluarganya.
"Kamu tahu gak saya anak siapa, orang tua saya siapa," kata si ibu.