Akibat kasus ini, netizen mendesak supaya oknum dokter yang berperilaku seperti demikian, perlu ditertibkan.
"Saya rasa memang kelas-kelas online dan kulwapp tidak terstandar begini mulai harus ditertibkan. Jangankan MPASI, Baby massage yang butuh hand-on banget saja di online-in cuma dikasih langkah-langkah sama video singkat. Mana setelah itu dikasih sertifikat instan dan dibilang 'siap buka praktek pijat bayi'. Duh sedihnya," keluh @kan***.
Berdasarkan pantauan iNews.id, dokter berinisial D itu kini menutup kolom komentar media sosialnya. Akunnya masih aktif hingga sekarang.