Secara umum, gejala campak pada anak-anak dan orang dewasa tidak ada perbedaan. Sebab, virus penyebab penyakitnya sama. Hanya saja, ada beberapa gejala khas yang bisa diwaspadai, antara lain:
- Demam tinggi secara tiba-tiba, badan lemas, sakit kepala, nafsu makan menurun, batuk kering, dan pilek
- Muncul bintik putih kecil keabu-abuan dengan lingkaran merah di dalam mulut, beberapa hari sebelum ruam kulit muncul
- Ruam datar (makulopapular) muncul 3-4 hari setelah demam, dimulai dari garis rambut di belakang telinga, lalu menyebar ke leher, badan, tangan, dan kaki
- Mata berair, merah, dan sangat sensitif terhadap cahaya
- Pada beberapa kasus disertai diare atau muntah
"Campak pada orang dewasa umumnya lebih parah dibandingkan campak pada anak-anak, karena disertai komplikasi seperti pneumonia dan ruam yang bertahan lama sekitar 5-7 hari atau lebih," ujar laporan Mayo Clinic.
Menjadi catatan penting bahwa Anda disarankan segera ke rumah sakit jika demam sangat tinggi seperti di atas 39 derajat celcius, dan tidak turun dengan obat.
"Segera ke dokter jika demam disertai sesak napas, linglung, kejang, atau ruam tidak menyebar tetapi kondisi tubuh memburuk," tambah laporan kesehatan tersebut.