Sebab itu, orang tua perlu memperhatikan kondisi anak ketika mulai muncul gejala yang mengarah pada influenza. Anak yang sedang sakit sebaiknya mengurangi kontak dekat dengan orang lain dan tetap berada di rumah atau tempat perawatan.
Langkah pencegahan juga dapat dilakukan dengan mencuci tangan secara rutin, menerapkan etika batuk dan bersin serta menggunakan masker ketika diperlukan. Ventilasi dan kualitas udara di dalam ruangan juga perlu diperhatikan untuk membantu mengurangi risiko penularan.
Meski gejala dapat mengarah pada Influenza A, dr Ardi mengingatkan pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab infeksi. Gejala influenza dapat menyerupai penyakit akibat virus pernapasan lainnya sehingga gejala saja tidak selalu cukup untuk memastikan diagnosis.
"Tapi ingat, gejala saja tidak selalu memastikan penyebabnya butuh PCR. Influenza dan virus pernapasan lain bisa sangat mirip," katanya.
Sebagian besar influenza tanpa komplikasi dapat sembuh dalam waktu sekitar tiga hingga tujuh hari. Namun, batuk dan rasa lelah masih dapat bertahan lebih dari dua minggu pada sebagian pasien meski demam sudah menghilang.