Waspada Kanker Usus Besar Kolorektal, Sulit Terdeteksi Ini Tanda-Tandanya

Wiwie Heriyani
Kanker usus besar atau Kolorektal merupakan salah satu jenis kanker berbahaya yang sulit terdeteksi. (Foto: Tangkapan Layar Webinar)

Profesor Aru Sudoyo memaparkan kanker kolorektal biasanya dimulai pertumbuhan seperti kancing di permukaan lapisan usus atau dubur yang disebut polip. Saat kanker tumbuh, dia mulai menyerang dinding usus atau rektum. 

Kelenjar getah bening di dekatnya juga dapat diserang. Sebab darah dari dinding usus dan sebagian besar rektum dibawa ke hati, kanker kolorektal dapat menyebar ke hati setelah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya.

Sebab itu, Profesor Aru Sudoyo mengingatkan tentang pentingnya kewaspadaan terhadap sindrom Lynch dan sindrom poliposis MUTYH. Sindrom Lynch sendiri berasal dari mutasi gen bawaan yang menyebabkan kanker kolorektal pada 70 hingga 80 persen orang dengan mutasi tersebut. 

Orang dengan sindrom Lynch sering berkembang menjadi kanker kolorektal sebelum usia 50 tahun. Mereka juga berisiko lebih tinggi terkena kanker jenis lain, terutama kanker endometrium dan kanker ovarium, tetapi juga kanker perut dan kanker usus kecil, saluran empedu, ginjal dan ureter.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Health
24 jam lalu

104.000 Kasus per Tahun, Kanker Payudara dan Paru Jadi Ancaman Utama di Indonesia

Nasional
1 hari lalu

Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan

Seleb
12 hari lalu

Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia 43 Tahun

Health
24 hari lalu

5 Cara Mencegah Kanker Ginjal, Ini Harus Diperhatikan sejak Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal