Waspada! Kebiasaan Anak Jajan Sembarangan Bisa Picu Kerusakan Ginjal sejak Dini

Mei Sada Sirait
Ilustrasi anak-anak. (Foto: Ilustrasi AI)

Ia menjelaskan, sejumlah makanan maupun minuman yang mengandung bahan tambahan tertentu, termasuk pewarna yang tidak aman, dapat memberikan beban berlebih pada ginjal. Jika dikonsumsi berulang dalam waktu lama, zat-zat tersebut berpotensi menurunkan fungsi ginjal secara perlahan.

Karena itu, orang tua dianjurkan lebih selektif dalam memilih makanan untuk anak. Membiasakan anak membawa bekal dari rumah, memperhatikan izin edar produk, hingga mengurangi konsumsi makanan dengan warna mencolok dapat menjadi langkah sederhana untuk melindungi kesehatan ginjal mereka.

Jamu Sembarangan Juga Tidak Selalu Aman

Selain jajanan, dr. Mutalib mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi jamu atau obat herbal yang tidak jelas komposisi maupun proses pembuatannya.

Baca Juga

Masih banyak anggapan bahwa semua produk herbal pasti aman karena berasal dari bahan alami. Padahal, jika kandungannya tidak diketahui atau bahkan dicampur bahan kimia tertentu, risiko kerusakan ginjal tetap dapat terjadi.

Oleh sebab itu, masyarakat disarankan hanya mengonsumsi obat maupun jamu yang memiliki izin edar dan digunakan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Warna Urine Anak Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

3 bulan lalu

Kronologi Lengkap Trisno Pas Band Didiagnosis Gagal Ginjal, Kini Kondisinya Kritis

2 hari lalu

Dinkes Jakarta Terus Pantau Influenza A, Warga Diminta Tetap Tenang

3 hari lalu

4 Tips Menjaga Kesehatan Metabolik, Mulai dari Pola Makan hingga Kualitas Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal