Waspada, Kecanduan Internet Bisa Turunkan Fungsi Otak

Siska Permata Sari
Batasi pemakaian internet kepada anak. (Foto: Boldsky)

“Bayangkan ketika area itu rusak, anak akan sulit membuat keputusan, menjadi sulit konsentrasi sehingga pelajaran terabaikan. Kemudian pengendalian dirinya akan buruk dan area Lateral Parietal berguna untuk intropeksi diri, sehingga ketika rusak, anak tidak bisa lagi refleksi diri,” katanya.

Ada beberapa tanda jika anak dan remaja mengalami kecanduan internet. Mulai dari pikirannya yang selalu tertuju pada penggunaan internet, durasi penggunaan smartphone dan internet yang meningkat, dan tujuan penggunaan internet untuk mengatasi emosi negatif.

Oleh sebab itu, perlu peran orangtua untuk mencegah kecanduan internet pada anak dan remaja. Selain menjadi contoh, penerapan kebijakan dalam keluarga juga perlu dilakukan.

“Misalnya, mereka harus membatasi screen time. Kemudian membatasi jumlah smartphone dan bisa juga menerapkan detoksifikasi selama satu hari setiap minggunya. Selain itu, disarankan juga melakukan mental health check up,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Seleb
5 hari lalu

IQ Anak Muda Indonesia Menurun, Cinta Laura Soroti Dampak Kecanduan Gadget!

Internet
22 hari lalu

Pengguna Internet Perempuan di Indonesia Hampir Menyamai Laki-Laki 49,97 Persen

Internet
23 hari lalu

Gen Z dan Milenial Jadi Pengguna Internet Terbesar di Indonesia

Internet
23 hari lalu

Pulau Jawa Pengguna Internet Terbanyak di Indonesia, Penetrasi 85,95 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal