Mayo Clinic menyebut salah satu alasannya adalah fimosis, yakni kondisi ketika kulup terlalu ketat sehingga sulit atau tidak dapat ditarik melewati kepala penis. Sunat juga dapat dilakukan untuk menangani masalah berulang pada kulup atau kepala penis.
Namun, alasan seseorang menjalani sunat pada usia dewasa bisa berbeda-beda. Dalam kasus Willie Salim, alasan medis maupun personal yang mendasari keputusannya menjalani sunat di usia 24 tahun belum diketahui secara pasti.
7. Ada Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan
Meski komplikasi serius tidak umum, sunat tetap merupakan prosedur bedah sehingga memiliki risiko, antara lain perdarahan dan infeksi.
Pasien perlu segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami perdarahan yang tidak berhenti, demam, luka menjadi sangat merah atau terasa panas, keluar nanah atau cairan berbau dari luka, nyeri yang semakin berat, hingga kesulitan buang air kecil.
Dengan demikian, sunat pada pria dewasa seperti yang dijalani Willie Salim merupakan prosedur medis yang membutuhkan anestesi, perawatan luka, serta masa pemulihan yang tidak sebentar.
Bagi pria yang menjalani sunat ketika sudah dewasa, mengikuti instruksi dokter selama masa pemulihan menjadi bagian penting agar luka dapat sembuh dengan baik dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.