Namun, BTS justru mengambil langkah berbeda.
Keputusan untuk tidak mengikuti Grammy dipandang sebagai bentuk penolakan terhadap sistem yang dianggap masih mengelompokkan musisi berdasarkan kawasan atau bahasa. Alih-alih mengejar peluang meraih trofi, BTS memilih menyuarakan prinsip bahwa musik seharusnya bersaing dalam ruang yang sama tanpa sekat geografis.
Langkah tersebut juga dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan industri K-Pop secara keseluruhan. BTS dianggap ingin membuka jalan agar generasi musisi Asia berikutnya dapat bersaing berdasarkan kualitas karya, bukan ditempatkan dalam kategori yang terpisah.
Lebih lanjut, keputusan BTS juga dinilai bukan tanpa risiko.
Selama ini, status sebagai nominasi maupun pemenang Grammy memiliki nilai prestise yang sangat tinggi bagi musisi internasional. Predikat tersebut bukan hanya menjadi simbol pengakuan, tetapi juga berdampak pada citra, pemasaran, hingga karier seorang artis di industri musik global.
Karena itu, tidak banyak artis yang secara terbuka mengkritik kebijakan Grammy Awards.
BTS justru mengambil langkah berbeda dengan memilih tidak mengikuti proses penghargaan tersebut. Keputusan ini diperkirakan akan memicu beragam respons, baik dari kalangan penggemar maupun pelaku industri musik yang memiliki pandangan berbeda mengenai kategori baru tersebut.