Dia mengatakan serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 merupakan peristiwa yang mengerikan. Namun, dia juga mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap penderitaan warga sipil di Gaza.
Ed Sheeran menyebut situasi yang terjadi di Gaza sebagai 'catastrophic and unjustifiable' atau bencana dan tidak dapat dibenarkan. Dia juga mengatakan hatinya hancur melihat besarnya kehancuran serta hilangnya nyawa warga sipil, termasuk anak-anak.
Sebelumnya, Ed Sheeran mengatakan dirinya memilih untuk tidak menjadikan konser sebagai forum politik. Dia menegaskan bahwa pertunjukannya dimaksudkan sebagai ruang bagi orang-orang dari berbagai latar belakang untuk berkumpul, menikmati musik, dan merasakan kebersamaan.
Namun, situasi yang terjadi setelah Macklemore dikeluarkan dari tur membuat Ed Sheeran akhirnya berbicara lebih terbuka.
Permintaan maaf Ed Sheeran di atas panggung juga berlangsung emosional. Dia mengaku situasi tersebut membuatnya merasa kehilangan sejumlah orang di sekitarnya.