Dari bagian bawah panggung, puluhan berkas laser putih kebiruan ditembakkan ke udara, menembus kabut dan membelah kegelapan malam di kawasan Senayan. Perpaduan efek cahaya dan visual tersebut menciptakan atmosfer pertunjukan bernuansa luar angkasa.
Penonton yang memenuhi area festival pun berulang kali mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen tersebut. Aksi Ye berdiri di puncak kubah menjadi salah satu daya tarik visual yang mencuri perhatian dalam konser malam itu.
Di belakang instalasi kubah, layar LED raksasa turut menampilkan gambar Ye dalam format monokrom. Melalui layar tersebut, penonton dapat melihat ekspresi dan gestur sang rapper saat bernyanyi dengan mikrofon yang didekatkan ke mulutnya.
Visual gumpalan awan dan gelombang frekuensi audio yang dinamis menambah kesan artistik pada penampilan Ye. Seluruh elemen visual itu berpadu dengan tata cahaya panggung yang memperkuat suasana teatrikal.
Puluhan ribu penggemar yang memadati tribun dan lapangan tampak mendongak menyaksikan Ye berdiri di atas kubah. Suara vokalnya yang menggema melalui sistem tata suara konser disambut teriakan histeris dan tepuk tangan meriah penonton.