Peserta asal Bali yang melantunkan lagu Hey Cantik Karya Shaggydog sebagai lagu andalan dalam Top 21 itu mengaku bahwa ia telah berusaha mempersembahkan penampilan yang maksimal meski masih mendapat komentar dari dewan juri.
"Aku sih dari Kang Soleh sih. Karena nggak menguasai panggung, jadi terlihat membosankan. Karena ya itu kembali lagi kita ditonton banyak orang kan. Jadi harus benar-benar menguasai panggung yang apalagi panggung showcase itu besar banget," ungkap Gangga.
Meski demikian, kritikan tersebut justru menjadi bahan bakar bagi Gangga agar terus memperbaiki dan mengembangkan diri ke depannya. Apalagi ia sendiri merupakan seorang musisi reguler yang sudah lama berkecimpung di dunia tarik suara.
"Benar-benar jadi motivasi, bukan jadi kritikan menjatuhkan tapi kritiknya membangun," tambah dia.
Senada dengan Mahadita Gangga, kontestan asal Tangerang, Joao Wewengkang, juga turut bangga atas pencapaiannya masuk Top 21 Indonesian Idol XIV meski ada rasa kecewa usai tereliminasi.
"Kalau aku sih yang pasti tetap ada rasa kecewanya, tapi di satu sisi aku ngerasa bangga sama pencapaian aku karena udah di Top 21," ungkap Joao.
Ia mengakui, Top 21 Indonesian Idol merupakan tahap yang cukup sulit dan sangat kompetitif. Apalagi ia harus menghadapi para peserta lainnya yang juga memiliki karakter bernyanyi yang khas.