Menurut manajemen Juicy Luicy, mereka telah meminta kepastian terkait tiket dan sejumlah kebutuhan keberangkatan sejak H-7. Namun, mereka menyebut respons dari penyelenggara berjalan lambat hingga mendekati jadwal penerbangan.
Pada hari keberangkatan, Juicy Luicy mengaku mendapat informasi penerbangan dijadwalkan pukul 05.00 WIB. Namun, tiket baru dikirimkan penyelenggara pada pukul 22.26 WIB.
Manajemen juga menyebut bukti pemesanan penginapan, tiket pulang dan ketersediaan bagasi terdaftar belum dilampirkan. Setelah melakukan pengecekan secara mandiri, mereka menyebut biaya bagasi tim mencapai sekitar Rp44 juta.
Menurut versi Juicy Luicy, perubahan maskapai membuat jatah bagasi gratis menjadi 15 kilogram per orang. Menjelang tengah malam, penyelenggara disebut menawarkan pembayaran awal Rp26 juta agar tim segera berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta.
Namun, menurut manajemen Juicy Luicy, pembayaran tersebut belum diterima hingga tim tiba di bandara. Sementara itu, biaya bagasi yang dibeli langsung di konter bandara disebut meningkat menjadi sekitar Rp64 juta.
Atas rangkaian persoalan tersebut, Juicy Luicy akhirnya memutuskan tidak terbang ke Batam. Kedua pihak kemudian menyampaikan versi masing-masing terkait kronologi pembatalan penampilan tersebut.
Kini, Juicy Luicy kembali tidak masuk dalam susunan penampil Syalala Land Cirebon dan Purwokerto. Pihak penyelenggara menyatakan informasi mengenai line up pengganti dan tindak lanjut bagi pemegang tiket akan disampaikan melalui kanal resmi Syalala Land.