Di bawah kepemimpinannya, berbagai kelompok vokal Tanah Air berhasil tampil dan meraih prestasi di sejumlah kompetisi bergengsi dunia. Agustinus tidak hanya dikenal sebagai dirigen berprestasi, tetapi juga mentor yang mendedikasikan hidupnya untuk membina penyanyi muda Indonesia agar mampu bersaing di panggung global.
Salah satu pencapaian paling prestisius dalam kariernya diraih pada 2009 ketika dia menerima penghargaan Best Conductor di ajang kompetisi paduan suara internasional di Riva del Garda, Italia. Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu dirigen terbaik yang dimiliki Indonesia.
Agustinus juga dikenal melalui berbagai aransemen lagu daerah yang memukau. Karya-karyanya terhadap lagu-lagu Nusantara seperti *Yamko Rambe Yamko* dari Papua dan Djanger dari Bali menjadi ciri khas musikal yang banyak mendapat apresiasi, baik di dalam maupun luar negeri.
Jejak prestasinya terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Pada 2016, dia membawa Paduan Suara Universitas Kristen Maranatha tampil dalam konferensi bergengsi American Choral Directors Association Western Division Conference di Pasadena, California, Amerika Serikat.
Setahun kemudian, Agustinus mengantarkan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gadjah Mada meraih gelar Grand Champion dalam Malta International Choir Festival.