Melalui lagu Pohon, Sandy ingin mengingatkan bahwa pohon adalah makhluk hidup yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Dia menilai pohon seharusnya dihargai, bukan sekadar dijadikan objek.
Salah satu bagian lirik yang paling dia sukai berbunyi, "Hidupku untuk hidupmu, dari waktu ke waktu". Bagi Sandy, kalimat itu merepresentasikan pengabdian pohon kepada manusia.
"Ada part yang paling saya suka di lirik itu: 'Hidupku untuk hidupmu, dari waktu ke waktu'. Pohon sedang bercerita sama kita bahwa: 'Aku ada untukmu, selalu ada untukmu, tahukah kamu ingin aku bercerita tentang duniaku'," ucap pelantun Sabtu Minggu tersebut.
Meski lagu ini telah tersimpan sejak 2017, Sandy merasa tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk merilisnya. Dia juga menggandeng platform Noice untuk berkolaborasi secara eksklusif dalam perilisan tersebut.
Tak hanya merilis karya baru, Sandy membawa misi sosial melalui lagu ini. Dia berkomitmen mendonasikan sebagian pendapatan dari penjualan lagu untuk aksi lingkungan hidup.
"Niat saya dari awal, sebagian penjualan lagu ini akan saya donasikan dan harus transparan dan memang harus jalan, jadi saya butuh partner. Saya merasa bahwa pohon punya hak untuk disayang," kata Sandy Canester.