Suasana semakin haru saat Mahalini kembali tampil seorang diri dan menyanyikan lagu 'Untuk yang Bersama-Nya'. Lagu tersebut kemudian dilanjutkan dengan lagu berikutnya yang berjudul 'Sisa Rasa'.
Selama dua lagu itu dilantunkan, potret wajah ibu Mahalini ditampilkan sebagai background panggung. Bahkan di lagu Sisa Rasa, wajah ibu Mahalini diedit menggunakan AI, sehingga bisa bergerak dengan gesture tersenyum.
Di penghujung penampilannya, Mahalini tak bisa menyembunyikan rasa haru sekaligus kesedihannya mengenang sang ibunda. Ia bernyanyi dengan suara bergetar dan meneteskan air mata.
Air mata Mahalini tak terbendung ketika bernyanyi sambil melihat foto ibunya. Melihat hal tersebut, para penggemar kemudian memberikan tepuk tangan dan sorakan sebagai bentuk dukungan.