"Setiap distribusi menjadi pengingat bahwa karya musik memiliki nilai ekonomi yang nyata dan layak kembali kepada para penciptanya," kata Adi.
WAMI juga memastikan laporan distribusi dikirimkan kepada seluruh anggota dalam format terenkripsi. Setelah laporan dikirim, proses transfer royalti ditargetkan selesai paling lambat tiga hari kerja.
Pembagian royalti ini sekaligus memperlihatkan bahwa lagu yang telah dirilis bertahun-tahun tetap bisa menjadi sumber pemasukan bagi penciptanya selama terus digunakan dan memiliki pencatatan yang jelas.
Dengan nilai distribusi yang mencapai puluhan miliar rupiah, industri musik tidak hanya soal popularitas dan jumlah pendengar. Di balik sebuah lagu yang terus diputar, terdapat hak ekonomi yang dapat kembali kepada orang-orang yang menciptakannya.