Hadirnya bulan rajab yang menyapa hamba merupakan isyarat dan kesempatan agar setiap hamba meningkatkan seluruh amalnya termasuk di dalamnya bersedekah.
Bersedekah banyak keutamaannya.
Pertama, bersedekah dapat memadamkan murka Allah Ta’ala.
Kedua, bersedekah dapat menolak bala.
Ketiga, bersedekah dapat memperlancar dan memperbanyak rizki.
Kempat, bersedekah akan memperpanjang umur.
Kelima, bersedekah akan memberikan keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
4. Berdzikir
Dzikir adalah amalan bulan Rajab yang dianjurkan. Perbedaan orang yang mati dan yang hidup adalah terletak pada zikirnya. Bulan rajab yang penuh dengan kemuliaan hendaknya diisi dengan zikir dan berdoa.
Berikut bacaan dzikir bulan rajab dikutip dari bincangsyariah:
سُبْحَانَ اْلإِلَهِ اْلجَلِيْلِ ، سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنْبَغِي التَّسْبِيْحُ إِلَّا لَهُ ، سُبْحَانَ اْلأَعَزِّ اْلأَكْرَمِ ، سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ اْلعِزًّ وَهُوَ لَهُ أَهْلٌ
Latin: Subhaanal ilahil jaliil, subhaana man laa yanbaghii tasbiihu illaa lahu, subhaanal a'azzal akram, subhaana man labisal'izza wahuwa lahu ahlun
“Maha Suci Tuhan yang Agung, Maha Suci Zat yang tidak bertasbih kecuali kepadanya, Maha Suci Zat yang mulia dan pemurah, Maha Suci Zat yang memakai pakaian keagungan dan Dia pantas atasnya. “
Disebutkan oleh Yahya bin al-Husain al-Syajari dalam kitabnya Kitab al-Amali bahwa zikir di atas dibaca sebanyak 100 kali setiap hari yang sedang tidak berpuasa di bulan Rajab.
5. Membaca Sholawat
Bulan rajab juga dianjurkan untuk banyak membaca sholawat atas Nabi. Adapun redaksi sholawatnya bebas.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
Latin: Allahumma shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa muhammad.
Artinya: Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya.