Apabila seseorang lupa membaca “basmalah” sebelum makan, maka ia dapat membacanya pada saat ia ingat di waktu makan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللهِ تَعَالَى فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ.
[رواه أبو داود]
Artinya: “Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra., bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Apabila salah seorang diantara kalian makan maka ucapkanlah nama Allah Ta’ala, jika lupa membacanya pada permulaan makan, maka bacalah (saat teringat), ‘Bismillah awwalahu wa âkhirahu’ (Bismillah (untuk) awal dan akhirnya)” [HR. Abu Dawud]
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Alhamdulillaah
Artinya: Segala puji bagi Allah
Hal ini berdasarkan dari hadits diriwayatkan oleh imam al-Bukhari, sebagai berikut:
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا فَرَغَ مِنْ طَعَامِهِ وَقَالَ مَرَّةً إِذَا رَفَعَ مَائِدَتَهُ قَالَ الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي كَفَانَا وَأَرْوَانَا غَيْرَ مَكْفِيٍّ وَلَا مَكْفُورٍ وَقَالَ مَرَّةً الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّنَا غَيْرَ مَكْفِيٍّ وَلَا مُوَدَّعٍ وَلَا مُسْتَغْنًى رَبَّنَا. [رواه البخاري]
Artinya: “….dari Abu Umamah bahwa Nabi saw jika selesai dari makan, sekali waktu dengan lafadz, jika mengangkat lambungnya, beliau mengucapkan: Segala puji hanya milik Allah yang telah memberi kecukupan kami dan menghilangkan rasa haus, bukan nikmat yang tidak dianggap dan tidakdiingkari)’, dan sekali waktu beliau mengucapkan; Segala puji hanya milik Allah tuhan kami, bukan pujian yang tidak dianggap dan tidak dibutuhkan oleh tuhan kami.” [HR. al-Bukhari]
Atau dengan mengucapkan: