5 Larangan Bagi Orang Berkurban, agar Ibadah Sah dan Sempurna

Komaruddin Bagja
5 Larangan Bagi Orang Berkurban (Foto: Istimewa)

Al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada para sahabat pada hari Idul Adha setelah mengerjakan shalat Idul Adha. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلاَتَنَا وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ ، وَمَنْ نَسَكَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَإِنَّهُ قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَلاَ نُسُكَ لَهُ

“Siapa yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih qurban seperti qurban kami, maka ia telah mendapatkan pahala qurban. Barangsiapa yang berqurban sebelum shalat Idul Adha, maka itu hanyalah sembelihan yang ada sebelum shalat dan tidak teranggap sebagai qurban.”

5. Membagikan Bagian Hewan Kurban kepada Penjagal sebagai upah

Larangan terakhir merupakan membagikan bagian hewan kurban kepada penjagal selaku upah atas jasanya menyembelih hewan. Membagikan upah kepada penjagal diperbolehkan, tetapi tidak boleh dengan bagian dari hewan kurban.

Upah buat penjagal wajib diberikan dari sumber lain, terpisah dari hewan kurban. Melakukan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan serta mencermati syariat Islam ialah kunci supaya ibadah kurban diterima dengan sempurna.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ciri-Ciri Hewan Kurban Iduladha yang Layak dan Sehat, Teliti saat Memilih

Nasional
1 hari lalu

Pesan MUI Sambut Iduladha 1447 H: Kurban Bukan Sekadar Menyembelih Hewan

Nasional
2 hari lalu

Satpol PP Jakarta Larang Pedagang Jual Hewan Kurban di Trotoar, bakal Tindak yang Membandel

Muslim
2 hari lalu

Niat Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Puasa Dzulhijjah, Lengkap dengan Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal