1. Tidak Membaca Niat
Penyebab mandi wajib tidak sah pertama tidak dimulai dengan niat melakukan mandi besar. Niat ini bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh. Anggota badan yang pertama kali di siram ini boleh yang manapun, baik bagian atas, bawah ataupun tengah.
Niat mandi wajib ini yang membedakan dengan mandi biasa. Karena itu, jika tanpa niat maka tidak sah mandi wajibnya.
Niat mandi junub:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhon lillaahi ta'aala
Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah”.
2. Tidak Mengguyur Air ke Seluruh Anggota Tubuh
Penyebab mandi wajib tidak sah beikutnya yakni tidak mengguyur air ke seluruh anggota tubuh. Saat mandi wajib harus dipastikan semua anggota tubuh mulai dari rambut, kulit kepala hingga lipatan-lipatan tubuh harus terkena air.
Sebab, Jika ditemukan sedikit saja bagian tubuh yang belum terkena air maka mandi wajib yang dilakukan belum dianggap sah dan orang tersebut dianggap masih dalam keadaan berhadas.