Ayat Alquran tentang Akhlak, Latin, Arti, Tafsir

Kastolani Marzuki
Ayat Alquran tentang Akhlak yang perlu dipahami dan diamalkan Muslim. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Alquran merupakan Kitab Suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup baik dalam segala hal termasuk tentang akhlak. Muslim pun diharuskan memiliki akhlak terpuji sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Apa saja Ayat Alquran tentang Akhlak? Berikut penjelasannya

Akhlak menjadi salah satu pembeda dengan makhluk lain. Karena itu, manusia yang tidak berakhlak derajatnya bisa lebih rendah daripada binatang.

Mengenai akhlak Nabi SAW, Siti Aisyah radhiallahu anha menjawab: 

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ 

Artinya: Akhlak beliau (Nabi SAW) adalah Al Quran. Yakni sebagaimana yang terdapat di dalam Al-Quran. 

Keluhuran akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW banyak disebutkan dalam Alquran dan hadits.

Pengertian Akhlak

Akhlak berasal dari kata khuluqun yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Sedangkan secara istilah akhlak adalah tabiat atau sifat seseorang, yakni keadaan jiwa yang telah terlatih, sehingga dalam jiwa tersebut benar-benar telah melekat sifat-sifat yang melahirkan perbuatanperbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikirkan dan diangan-angan lagi.

Sumber akhlaq adalah Alquran dan Sunnah, bukan akal pikiran atau pandangan masyarakat sebagaimana pada konsep etika dan moral. Dalam konsep akhlaq, segala sesuatu itu dinilai baik atau buruk, cerpuji atau tercela, semata-mata karena Syara (Al-Qur'an dan Sunnah) menilainya demikian. 

Akhlak terpuji di antaranya sabar, syukur, pemaaf, pemurah dan jujur. Sedanhkan akhlak tercela di antaranya pemarah, tidak bersyukur, dendam, kikir dan dusta.

Berikut Ayat Alquran tentang Akhlak, Latin, Arti, Tafsir:

1. Surat Al Ahzab Ayat 21

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

Latin: Laqad kaana lakum fii rasuulillaahi uswatun hasanatun liman kaana yarjuullaaha wal yaumal aakhira wa dzakarallaaha katsiiraa. 

Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al Ahzab: 21)

Tafsir:

Ibnu katsir menerangkan bahwa ayat yang mulia itu merupakan dalil pokok yang paling besar, yang menganjurkan kepada manusia yang beriman agar meniru Rasulullah SAW dalam semua ucapan, perbuatan, dan sepak terjangnya.

Karena itulah Allah SWT memerintahkan kepada kaum mukmin agar meniru sikap Nabi SAW dalam hal kesabaran, keteguhan hati, kesiagaan, dan perjuangannya, serta tetap menanti jalan keluar dari Allah SWT. Semoga shalawat dan salam-Nya terlimpahkan kepada Rasulullah SAW sampai hari kiamat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
25 hari lalu

Saat Prabowo Terpukau Suara Qori Cilik Juara MTQ Internasional: Nanti Menghadap Saya

Nasional
27 hari lalu

Tema Nuzulul Quran di Istana Besok: Alquran, Amanah Ekologis dan Jalan perdamaian Dunia

Nasional
27 hari lalu

Menag Nasaruddin Ingin Indonesia Jadi Pusat Studi Alquran Dunia

Seleb
2 bulan lalu

Pernyataan Lengkap Taqy Malik usai Dituduh Mark Up Wakaf Mushaf Berkedok Sedekah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal