Sedangkan Surah Madaniyah lebih banyak membahas tentang hukum-hukum Islam, perilaku sosial, dan organisasi masyarakat Islam.
Dalam Al-Quran, kita dapat melihat bahwa surah Makkiyah dan Madaniyah tidak selalu dipisahkan secara jelas dan berurutan, namun secara umum, surah-surah di awal Al-Quran lebih banyak merupakan Surah Makkiyah, sedangkan surah-surah di belakang lebih banyak Surah Madaniyah.
Para ulama memiliki tiga cara untuk membedakan antara surat-surat Makkiyah dan Madaniyah dalam Al-Quran. Ini didasarkan pada penamaan ayat tersebut, tempat turunnya, dan waktu turunnya. Kitab Mabâhits fî Ulûmil Qur’an karya Syekh Manna Al-Qathathan menyebutkan tiga cara tersebut.
Pertama, cara yang pertama adalah dengan memperhatikan segi waktu turun ayat tersebut. Surat Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah, sedangkan surat Madaniyah adalah ayat-ayat yang turun setelah Nabi hijrah.
Walaupun begitu, jika ayat Makkiyah diturunkan di tempat lain selain Makkah, tetap dianggap sebagai ayat Makkiyah. Sebaliknya, ayat Madaniyah yang diturunkan di tempat lain selain Madinah tetap dianggap sebagai ayat Madaniyah.