“Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung, termasuk AQUA, sehingga acara berjalan dengan baik dan jamaah merasa terbantu,” tuturnya.
Usai pelaksanaan salat Magrib berjamaah, rangkaian kajian Cahaya Hati Cahaya Indonesia pun dimulai. Jamaah mengikuti doa dan tausiah dengan khusyuk, ditemani dukungan hidrasi yang disediakan bagi peserta kegiatan.
Kajian ini diisi oleh sejumlah tokoh agama, di antaranya Habib Ghasim bin Ja’far Assegaf, Habib Abdallah, Habib Nabiel Al Musawa, Habib Jindan bin Novel, serta Ustadz Amir Faishol dan Ustadz Abdul Kaafi.
Sebagai informasi, Cahaya Hati Cahaya Indonesia menghadirkan ruang doa dan refleksi kebangsaan bagi Aceh dan Sumatra sebagai wujud empati nasional. Melalui doa dan tausiah, kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan, kekuatan, dan harapan bagi masyarakat yang terdampak musibah.
Acara Doa Bangsa untuk Sumatra merupakan kolaborasi iNews Media Group dengan Majelis Ta’lim Nurul Musthofa bin Ja’far Assegaf, Majelis Rasulullah SAW, serta Pondok Pesantren Al-Fachriyah, dan dijadwalkan dihadiri Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar.