Menurut Hanif, kesucian spiritual tidak dapat dipisahkan dari kelestarian alam. Perjalanan Rasulullah menyaksikan keteraturan langit menunjukkan bahwa alam semesta bekerja berdasarkan hukum keseimbangan ilahi. Tempat suci dalam Islam selalu identik dengan lingkungan yang terjaga.
"Tema ekoteologi sangat relevan di tengah krisis lingkungan saat ini. Keberkahan ekologis adalah bagian dari pesan kuat Isra Mikraj kepada kita semua," kata Hanif.
Peringatan Isra Mikraj tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mempererat solidaritas antar-sesama dalam menghadapi dinamika bangsa.