Kapan Bulan Safar 2026 ? Simak Sejarah hingga Mitos Sial dan Doa Tolak Bala

Kastolani Marzuki
Ilustrasi kapan Bulan Safar 2026 yang diprediksi jatuh pada hari Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: Freepik)

Menurut Ibnu Utsaimin rahimahullah, kata Safar dalam hadis tersebut memiliki makna yang bervariasi. Namun yang paling kuat menurut umat Jahiliah adalah sebagai bulan kesialan, sehingga sebagian orang jika selesai melakukan pekerjaan tertentu pada hari kedua puluh lima dari bulan Safar merasa lega, dan berkata, “Selesai sudah hari kedua puluh lima dari bulan Safar dengan baik.”

Sebagai Muslim, tentu harus meyakini qadha dan qadar atau ketetapan dan takdir dari Allah SWT dan meyakini tidak ada hari maupun bulan sial. Semua yang terjadi adalah kehendak-Nya.

Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا}

Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. Al-Hadid: 22).

Sebagai hamba yang beriman juga harus terus berbaik sangka kepada Allah SWT. Sebab, perbuatan baik yang paling ringan adalah tidak berburuk sangka kepada Allah.

Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا حَسَنٌ، حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعة، حَدَّثَنَا الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاح؛ أَنَّهُ سَمِعَ جُنَادَةَ بْنَ أَبِي أُمَيَّةَ يَقُولُ: سَمِعْتُ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ يَقُولُ: أَنَّ رَجُلًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: "إِيمَانٌ بِاللَّهِ، وَتَصْدِيقٌ بِهِ، وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِهِ". قَالَ: أُرِيدُ أهونَ مِنْ هَذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ: "لَا تَتَّهِمِ اللَّهَ فِي شَيْءٍ، قَضَى لَكَ بِهِ"

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahiah, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Yazid, dari Ali ibnu Rabbah; ia pernah mendengar Junadah ibnu Abu Umayyah mengatakan bahwa ia pernah mendengar Ubadah ibnus Samit mengatakan, sesungguhnya pernah ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw., lalu bertanya, "Amal apakah yang paling utama?" Rasulullah Saw. menjawab: Iman kepada Allah, membenarkan-Nya dan berjihad di jalan-Nya. Lelaki itu bertanya lagi, "Aku bermaksud hal yang lebih ringan daripada semuanya itu, wahai Rasulullah." Rasulullah Saw. menjawab: Janganlah kamu berburuk sangka kepada Allah terhadap sesuatu yang telah ditetapkan-Nya atas dirimu.

Doa Bulan Safar

Muslim dianjurkan membaca doa berikut agar selalu dilindungi dari segala keburukan. Amalan doa ini diambil dari Kitab Kanzun Najah Wa Surur karangan Abdul Hamid bin Muhammad Ali bin Abdul Qodir.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ، وَأَسْأَلُكَ بِجَلَالِكَ وَجَلَالِ وَجْهِكَ وَكَمَالِ جَلَالِ قُدْسِكَ أَنْ تُجِيْرَنِي وَوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَأَهْلِي وَأَحْبَابِي وَمَا تُحِيْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي مِنْ شَرِّ هَذِهِ السَّنَةِ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فِيْهَا، وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّ شَهْرِ صَفَرَ، يَا كَرِيْمَ النَّظَرِ، وَاخْتِم لِي فِي هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِالسَّلَامَةِ وَالْعَافِيَةِ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَلِأَهْلِي وَمَا تَحُوْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي وَجِمْيعِ الْمُسْلِمِيْن. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Bismillahirrahmanirrakhiim. Washallallahu ta'aala 'alaa sayyidina muhammadin wa 'alaa aalihi washahbihi ajma'iin. A'uudzubillahi mingsyarri haadzaaz zamaani wa ahlihi, wa asaluka bijalaalika wajalaali wajhika wakamaali jalaali qudsika angtujiiranii wawalidayya wa ahlii wa ahbaabii wamaa tuhiituhuu syafaqahu qalbii mingsyarri haadzhis sanati. waqinii syarri maa qadhaitu fiiha washrif 'anni syarri syahri shafari, yaa kariiman nadhri wakhtimlii fii haadzasy syahri waddahri bissalaamati wal 'aafiyati lii waliwalidayya waulaadi wali ahlii wamaa tahuuthuhu syafaqohu qalbii wajami'il muslimiin. washallallahu ta'aala 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii washahbihii wasallam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Fakta Bulan Safar Dalam Islam, Benarkah Bulan Sial? Ini Bacaan Doa Tolak Bala

3 tahun lalu

Sejarah Rebo Wekasan Menurut Islam, Ini Hukum Meyakini Malapetaka di Akhir Bulan Safar

5 hari lalu

Teks Khutbah Jumat Akhir Bulan Muharram 10 Juli 2026 Singkat Padat

16 hari lalu

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026 / Muharram 1448 H, Bacaan Niat dan Keutamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal