Keutamaan 10 Hari Kedua dan Terakhir Bulan Ramadhan yang Penuh Ampunan

Kastolani Marzuki
Ilustrasi keutamaan 10 hari kedua dan terakhir Bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)

7. Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar

Keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan juga menjadi puncak ibadah kaum muslimin agar bisa meraih kemuliaan lailatul qadar. Sebab, keutamaan beribadah di malam Lailatul Qadar pahalanya melebihi ibadah sepanjang 1.000 bulan.

Menghidupkan malam dengan banyak melakukan dzikir, shalat dan amalan-amalan shalih lainnya. Berusaha agar mendapatkan lailatul qadar, pada malam hari-hari itu. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda:

تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان. (متفق عليه).

“Carilah (dapatkanlah) lailatul qadar pada sepuluh hari teakhir dari bulan ramadhan” (muttafaq alain)

Lebih khusus Imam Bukhari juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان. (رواه البخاري).

Cari (dapatkanlah) lailatul qadar pada hari-hari ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan ramadhan” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya agar berusaha bersungguh-sungguh untuk mendapatkan lailatul qadar, karena begitu besarnya karunia Allah yang diturunkan pada kita umat muhammad. Barang siapa pada malam itu melakukan satu dari amal baik maka pahalanya lebih baik dari seribu bulan (± 83 tahun), suatu keistimewaan yang hanya diberikan pada umat Muhammad. 

8. Wasiat Nabi agar Tidak Terlena Kesibukan Idul Fitri

Nabi SAW memberikan contoh kepada umatnya agar tidak terlena dalam kesibukan mempersiapkan kebutuhan hari raya sehingga melupakan keutamaan beribadah di 10 hari terakhir.

Adanya peringatan dari Rasulullah SAW bahwa semestinya bulan ramadhan menjadikan seseorang diampuni dosanya. Jika seseorang sudah mendapati bulan ramadhan, maka ia sebulan bersama dengan peluang besar yang penuh keutamaan, namun jika ia masih saja belum mendapatkan ampunan, maka ia benar-benar menjadi orang yang sangat rugi, bahkan celaka. Rasulullah SAW bersabda:

بَعُدَ مَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ، فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ

Artinya: Celakalah seseorang yang memasuki bulan ramadhan namun dia tidak diampuni (HR. Hakim dan Thabrani).

Wallahu A'lam

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
22 jam lalu

Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Catat Waktunya!

Muslim
6 hari lalu

Begini Reaksi Orang Tua di Alam Kubur Ketika Diziarahi pada Hari Jumat

Muslim
6 hari lalu

Bacaan 10 Ayat Pertama Surat Al Kahfi: Teks Arab dan Artinya Lengkap Keutamaanya

Muslim
6 hari lalu

Teks Khutbah Jumat Bulan Syawal Minggu Kedua 3 April 2026 Singkat Menyentuh Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal