Kisah Presiden Soekarno Minta Pemimpin Rusia Temukan Makam Imam Bukhari

Anton Suhartono
Kastolani Marzuki
Kompleks makam Imam Bukhari di Bukhara,, Uzbekistan. (Foto: istimewa)

Khrushchev pun memerintahkan jajarannya untuk menemukan makam.

Pada awalnya, Khrushchev gagal memenuhi permintaan Putra Sang Fajar. Soekarno pun tetap berkomitmen, tak akan berangkat sampai makam Imam Bukhari ditemukan.

Khrushchev memerintahkan anak buahnya mengumpulkan informasi dari para pemuka agama Islam di Samarkand.

Dari situ, Khrushchev mampu mengungkap keberadaan makam Imam Bukhari, meskipun kondisinya sangat tidak terawat.

Dia lalu memerintahkan pasukannya membersihkan dan memugar makam Imam Bukhari hingga tampak indah.

Setelah itu, Soekarno memenuhi janji mengunjungi Moskow dan menyempatkan diri berkunjung ke Samarkand pada 12 Juni 1961.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Kisah Haru Afna, Penumpang KRL yang Selamat dari Tabrakan Maut di Bekasi Timur

7 bulan lalu

Cerita Penumpang Kereta Pilih Pulang Mepet ke Jakarta Demi Nikmati Libur di Kampung

10 bulan lalu

Cerita Kombes Krisna Tergugah Lihat Perjuangan Cindy Cari Keadilan Polri

10 bulan lalu

Kabar Duka, Yurike Sanger Istri ke-7 Presiden Soekarno Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal