Kriteria Pemimpin dalam Islam: Menemukan Sosok Teladan Penuh Keadilan dan Kebijaksanaan

Komaruddin Bagja
Kriteria Pemimpin dalam Islam (Foto: Pexels)

JAKARTA, iNews.id - Kriteria pemimpin dalam Islam merupakan aspek fundamental yang menentukan arah dan kesejahteraan suatu masyarakat.  Dalam Islam, pemimpin tidak hanya dilihat dari kekuasaan atau jabatan yang dipegang, tetapi juga dari sifat-sifat mulia yang harus dimiliki. 

Melansir situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut kriteria pemimpin dalam Islam:

Wakil Ketua Komisi Pengembangan dan Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Bukhori Muslim, menjelaskan berbagai kriteria pemimpin yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin Muslim. 

Kriteria Pemimpin dalam Islam


1. Keadilan sebagai Kriteria Utama


Keadilan merupakan salah satu sifat paling fundamental yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. KH Bukhori Muslim mengutip hadits yang menyatakan bahwa pemimpin yang adil akan mendapatkan perlindungan dan rahmat dari Allah SWT. “Hadist menyebutkan bahwa 'Al-Imamun Adil', pemimpin yang adil, adalah salah satu dari tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah di hari kiamat. Ini menunjukkan betapa pentingnya sifat keadilan dalam kepemimpinan," ungkap Kiai Bukhori.

Keadilan bukan hanya sekadar konsep moral, tetapi juga merupakan syarat pertama bagi seorang pemimpin menurut pandangan ulama besar seperti Ibn Rusyd, Imam Ghazali, dan Imam Mawardi.


2. Ilmu Pengetahuan

Selain keadilan, seorang pemimpin haruslah berilmu. Keadilan harus didasarkan pada pengetahuan yang memadai.  “Orang yang bodoh tidak akan mampu memimpin dengan adil karena keputusannya berisiko didasarkan pada hawa nafsu,” kata Kiai Bukhori.

Oleh karena itu, seorang pemimpin perlu memiliki pengetahuan yang cukup agar dapat mengambil keputusan yang bijaksana dan adil.


3. Kekuatan dan Amanah

Kriteria selanjutnya adalah kekuatan, baik fisik maupun mental, serta sifat amanah. Pemimpin harus kuat dan dapat dipercaya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat.

“Pemimpin harus kuat dan dapat dipercaya, serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk mencari kekayaan pribadi,” jelasnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Bertemu Jajaran Ditjen Pajak, MUI : Pajak Tidak Boleh Membebani Rakyat Kecil

Muslim
15 jam lalu

Ramai Nikah Siri di Indonesia, MUI: Banyak Rugikan Perempuan

Nasional
17 jam lalu

MUI-DJP Sepakat Bentuk Satgas, Tindak Lanjuti Fatwa Pajak Berkeadilan

Nasional
3 hari lalu

Fatwa MUI soal Rumah Dihuni Tak Layak Dipajaki Berulang, Ini Respons Kemendagri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal