Materi Puasa Ramadhan untuk Anak SD yang Wajib Diketahui Sejak Dini

Kastolani Marzuki
Ilustrasi materi puasa Ramadhan untuk anak SD beserta penjelasannya. (Foto: Ist)

Syarat Wajib Puasa

Syarat wajib adalah segala sesuatu yang harus terpenuhi pada diri seorang muslim untuk melakukan ibadah puasa. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut.

a. Beragama Islam

Menurut syariat Islam, orang yang tidak beragama Islam tidak memiliki kewajiban melakukan puasa.

b. Balig

Balig artinya cukup umur, bagi laki-laki ditandai dengan mimpi basah, sedangkan bagi perempuan adalah sudah mengalami haid (menstruasi).

c. Kuat atau Mampu Berpuasa

Orang yang sedang terkena penyakit dan tidak memungkinkan untuk melakukan puasa diperbolehkan baginya untuk berbuka, tetapi diwajibkan untuk mengqada atau menggantinya pada hari-hari yang lain di luar Ramadan.

d. Berakal Sehat atau Tidak Gila

Tidak diwajibkan melakukan puasa Ramadan bagi orang yang gila, begitu pula orang yang hilang akalnya, baik karena pingsan maupun mabuk.

Syarat Sah Puasa

Syarat sah puasa Ramadan adalah segala sesuatu yang harus terpenuhi saat menjalankan ibadah puasa. Jika tidak terpanuhi puasanya tidak sah. Syarat-syarat sah puasa adalah sebagai berikut.

a. Beragama Islam

Orang yang tidak beragama Islam tidak sah puasanya, sampai ia memeluk agama Islam terlebih dahulu.

b. Mumayiz

Mumayiz adalah masa usia lebih kurang 7 tahun saat sudah dapat membedakan antara perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk.

c. Suci dari haid dan nifas

Seorang wanita yang dalam kondisi haid atau nifas tidak sah baginya untuk melakukan puasa. Nah, jika di antara kalian ada yang mengalami haid maka tidak diperkenankan untuk berpuasa. Kalian harus menunggu sampai waktu suci tiba. Kalian harus segera bersuci saat haid telah berhenti. Meskipun tidak berpuasa pada bulan Ramadan, kalian wajib menggantinya pada bulan lain sampai bulan Ramadan berikutnya. Sebaiknya, kalian tidak menunda-nunda waktu unutk menggantinya.

Rukun Puasa

Rukun puasa adalah segala sesuatu yang wajib dipenuhi ketika sedang berpuasa. Jika salah satu dari rukunnya tidak terpenuhi puasa menjadi tidak sah atau batal. Rukun puasa adalah sebagai berikut.

a. Niat untuk berpuasa

Berniat puasa dilakukan pada malam hari. Berniat dilakukan dalam hati. Untuk menyakinkan niat biasanya diucapkan atau dilisankan. Salah satu contoh lafal niat adalah sebagai berikut.
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ 

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaai fardhi syahri romadhooni haadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini karena Allah.
Niat puasa Ramadan lebih utama dilakukan pada setiap malam sebelum terbit fajar hingga maksimal waktu imsak. Imsak artinya menahan, waktu imsak tiba beberapa menit sebelum adzan subuh.

b. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
17 hari lalu

Doa Puasa Ramadhan Hari ke-30: Memohon Ibadah Puasa Diterima, Teks Arab dan Artinya

Muslim
17 hari lalu

Tata Cara Membayar Zakat Fitrah, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Waktunya

Muslim
21 hari lalu

Hari Ini Ramadhan ke Berapa? Simak Ulasan Prediksi Lebaran 2026

Muslim
21 hari lalu

Doa Ramadhan Hari ke-25: Teks Arab dan Artinya, Memohon jadi Pengikut Sunnah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal